Showing posts with label Kiat Sukses. Show all posts
Showing posts with label Kiat Sukses. Show all posts

Thursday, October 1, 2009

Kiat introspeksi diri

0 comments

Introspeksi diri dapat kita lakukan dengan cara sistematis. Kita seyogianya mulai memahami bahwa terdapat peta kemanusiaan dalam diri yang terdiri dari aspek kalbu sebagai pusat, inti, bahkan hakekat dari kemanusiaan itu sendiri. Keberadaan kalbu menyadarkan kita pada hubungan vertikal antara diri dan Tuhan Yang Maha Esa. Tanyakan dalam diri, seberapa dalamkah penghayatan kita tentang hubungan vertikal ini selama ini? Upaya apakah yang telah kita lakukan guna menguatkan hubungan vertikal ini dengan harapan peningkatan kokohnya penghayatan eksistensi diri kita, sebagai pribadi otonom.

Aspek kognisi. Seberapa jauhkah prestasi intelektual yang selama ini sudah kita raih. Sudahkah kita memanfaatkan potensi intelektual kita secara optimal?

Aspek konasi. Seberapa tekunkah kita dalam berupaya meraih prestasi kerja optimal? Apakah kita tipe orang yang terlalu cepat merasa puas dengan apa adanya. Sejauh mana kita berupaya meningkatkan ketekunan berusaha untuk bisa meraih prestasi optimal?

Aspek emosi. Seberapa besar pengaruh emosi dalam pencapaian prestasi sosial kita, seberapa beranikah kita menempatkan diri dalam posisi sosial yang pas untuk diri kita, tanpa mengusik ketenteraman lingkungan di mana kita berada? Seberapa asertifkah kita dalam mengungkapkan perasaan dan isi pikiran kita pada lingkungan di mana kita berada, sehingga terasa ringan di dada?

Aspek nilai dan tatanan sosial. Seberapa jauhkah kesenjangan antara nilai diri dengan nilai sosial di mana kita berada. Seberapa besarkah kemampuan kita dalam mengintegrasikan kedua tatanan nilai tersebut dalam perilaku sosial kita, tanpa membuat diri kita merasa tertekan dan tanpa mengusik lingkungan di mana kita berada? Aspek fisik. Seberapa jauhkah kita memikirkan dan mempertimbangkan pola hidup kita untuk menjaga kesehatan dan kebugaran fisik yang akan menunjang kesejahteraan fisik dan sekaligus mental kita?

Nah, dengan bantuan sistematika introspeksi diri yang sederhana tersebut, kita bisa menentukan langkah awal yang relatif lebih lugas dan jelas dalam meniti langkah lanjut ditahun baru ini, demi masa depan, yang mudah-mudahan lebih menjanjikan. Amien. Selamat Tahun
Baru 2003. *
Continue Reading

Thursday, June 25, 2009

Bagaimana Mencapai Tujuan Hidup Anda secara Benar dan Menyenangkan

0 comments

Coba bayangkan sebentar… Anda tengah berada di sebuah daerah. Dan anda berniat datang ke rumah seorang teman di daerah lain yang belum pernah anda kunjungi sebelumnya. Alamat sudah dikantongi. Lalu anda pun berangkat.

Di tengah perjalanan, anda sampai di pertigaan jalan yang membingungkan. Anda ragu mau ambil jalan yang mana. Anda berupaya mencari orang untuk tempat bertanya. Namun sayang daerah itu tak berpenghuni. Tak seorang pun anda temui. Anda berupaya menelpon teman anda, tapi sialnya handphone anda ngedrop kehabisan daya baterai. Kalaupun handphone nyala, daerah itu tak terjangkau sinyal.

Apa kira-kira yang anda lakukan? Jalan mana yang anda ambil? Jalan pertama, jalan kedua, atau yang ketiga?

Anda lalu berspekulasi. Anda ambil jalan pertama. Setelah anda ambil jalan tersebut, naas hasilnya. Anda tersesat! Rencana menuju rumah teman tak kesampaian ditambah lagi anda tak tahu jalan untuk pulang.

Rekan-rekan semua… ilustrasi singkat di atas menggambarkan betapa penting kita tahu bagaimana jalan mencapai tujuan. Kita tak cukup memiliki tujuan, namun perlu tahu bagaimana cara mencapainya.

Saya yakin anda semua punya cita-cita. Mungkin anda ingin menjadi pengusaha, atau artis, pegawai negeri,

Soal impian atau cita-cita saya yakin tak ada orang yang tak memilikinya. Terlalu berlimpah mungkin mimpi yang ingin anda capai. Yang banyak terjadi justru kita tak tahu bagaimana cara mewujudkannya.

Karena itulah anda butuh peta untuk membimbing langkah-langkah anda guna mencapai yang anda inginkan. Bila anda ingin berbisnis internet misal, anda butuh panduan

Kembali ke soal tujuan, pastikan anda memang menginginkan karena itu sesuai dengan kata hati anda. Bukan karena ikut-ikutan, bukan juga hanya karena ingin terlihat keren. Namun pastikan itu karena memang panggilan dari dalam diri anda.

Boleh saya tanya, apa yang sedang anda kerjakan saat ini? Dan sudah sesuaikah dengan tujuan hidup yang ingin anda capai?

Continue Reading

 

Copyright 2010 All Rights Reserved | Super Template by Ilmu Komputer | Modified by Ilmu Grafis | Original Wordpress theme by Ahli Desain